Micro Moments, sesaat Sebelum Pembelian Terjadi

Micro-moments dianggap sebagai saat yang spesifik. Momen, waktu yang pendek, saat calon konsumen terdorong untuk melakukan pembelian produk maupun jasa. Micro-moments ini hanya ada di era digital, saat gawai Anda menjadi gerbang mempermudah proses pembelian mulai dari mencari produk, mengenal detil produk, membandingkan produk, mencari harga terbaik, tinjauan produk dan lainnya.

Micro Moments
Micro Moments

Gawai yang tidak pernah jauh dari dari jangkauan tangan calon konsumen membuat micro-moments terjadi saat sedang menunggu antrean di cafe, sedang naik elevator, sedang menunggu di busway atau stasiun. Waktunya begitu singkat, pendek dan sesaat, momennya bisa jadi berurutan tapi lebih sering tidak skuensial. Momen apa saja yang terjadi?

  • I Want to Know Moments
    Pada salah satu jejaring media sosial Budi melihat posting Nia, pasta yang begitu menarik untuk disantap. Pasta buatan Nia sendiri sangat menggoda, membuat Budi ingin mencicipinya. Budi membuka tab lain di browser dan mulai mencari tahu pembuat pasta mana saja yang ada saat ini.
  • I Want to Go Moments
    Somadi beristirahat di pinggir lapangan futsal setelah pertandingan yang melelahkan. Cape fisik juga cape hati karena kalah dalam pertandingan final kali ini. Salah satu teman satu tim futsal mengabarkan ada ice cream berbentuk tropi yang mungkin dapat mengurai kelelahan setelah pertandingan. Somadi mengambil ponsel dan mulai searching toko terdekat penjual ice cream berbentuk tropi yang dapat diambil saat perjalanan pulang ke rumah.
  • I Want to Do Moments
    Gita baru saja pindah kota. Gita berpikir untuk lebih mengenal kota baru tempatnya menetap kini dengan mengikuti city tour dan mencari informasi melalui buku-buku. Gita mengambil ponsel dan mulai searching instansi tour travel terdekat yang mengadakan city tour.
  • I Want to Buy Moments
    Firman membeli sepang baju keren untuk semester ini dari toko online yang ia sukai. Firman kesulitan untuk berjalan langsung ke toko karena penglihatannya yang kurang tanpa bantuan kacamata-nya yang entah tertinggal di mana. Jadi saat Firman berselancar di toko online, dia memutuskan untuk membeli sepasang baju yang keren.

Itulah yang disebut dengan micro-moments. Silahkan meninggalkan tanggapan dan komentar di bawah.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *