Kopdar Budi Putra dan Loenpia
Posted on September 8, 2007
Filed Under Loenpia, Makan-makan |
Sekalipun bagi kebanyakan orang, pukul 18.00 WIB adalah office hours. Tidak demikian dengan jadual kerja saya hari itu. Hari Jumat, 7 september 2007, petang itu, waktu yang disepakati via thread milis semarangan@googlegroups, bertemu darat (kopi darat) dengan salah satu artis blogger dari Ibu Kota. Lokasinya di dapur Jepang
, Nori The Japanese Kitchen Lounge, Jl Jangli No. 26A, Semarang. Dapur lounge yang nyaman! Bahkan saya diberi kesempatan untuk magriban di lantai atas! Maklum, dateng pertama. Ijin dengan sejawat, membuat hati saya merasa lebih lega untuk menghadiri acara ini. Setiap tamu yang datang diberi ucapan “irashaimase!” artinya selamat datang. Japanese language, asing bagi saya, tapi sebelum sampai ke sana, saya sempatkan mampir ke posting blog ini. Pesanan pertama, satu cangkir Cappucino, saya rasa pantas untuk petang hari gerimis. Tidak lama kemudian datang berturut-turut Adi, Budiyono, Pepeng, Yudi disusul Budi Putra bersama Fany dan Fandi.
Perbincangan langsung akrab, berhubung mereka yang hadir mempunyai kesamaan topik blogging saat ini. Budi Putra seorang penulis lepas masalah teknologi di Jakarta Post dan memutuskan melepas status reporter di Koran Tempo untuk menjadi full time blogger. Selain mengurusi budiputra.com, Budi Putra bersama beberapa rekan membuat start up situs blog, AsiaBlooging.com. Diselingin, makan dan minum jepang. No shake please!. Budi Putra menyampaikan beberapa pokok pikiran, bahwa: blogging tidak untuk semua orang; aktifitas blogging memerlukan energi lebih bagi mereka yang mempunyai pekerjaan; blogging masih akan berkembang di masa mendatang, sekalipun secara alamiah sudah menemukan bentuknya; citizen journalism. Budi Putra berpesan supaya tulisan bogger diminati, harus dihidarkan posting berisi menjelekkan seseorang, akurasi materi posting yang rendah, menggunakan bahasa yang terlalu spesifik lingkup tertentu dan posting bersifat subyektif. Akftifas blogging mirip dengan kerja reporter. Sekalipun blogging bebas dari editorial, blogger sendirilah yang harus pandai menyajikan posting bermutu dan bersifat obyektif.
Budi Putra juga menambahkan, agar blogger dapat bekerja sama dengan pihak lain, misalnya perusahaan swasta, diperlukan roadmap kegiatan yang jelasm dapat diukur kesuksesannya dan jangan lupa memilih niche market.
Saya pulang lebih dahulu. Ketika itu sudah berkumpul hampir 15 blogger loenpia yang masih mengikuti perbincangan akrab sambil santap malam makanan jepang.
Comments
6 Responses to “Kopdar Budi Putra dan Loenpia”
Leave a Reply
ngga ikut ke nori, cz ada jadwal ronda, tapi ikut sabtunya di sma 1. baguslah ada blogger nasional yg berkunjung ke semarang
ippai ippai ippai *baca: kenyang*
kekekekekek makanannya kurang kenyang
, malemnya kopdar batman di sego kucing lagee mas ama anak2
Makasih juga mas atas diskusinya yang menarik.
wah,rame banget yah para blogger di semarang.
Trims informasi blogging yang ideal. Untuk menambah pengeatahuan, Sebagaimana saya ketahui dari Buku ” Hindari Ketergantungan Obat ” bahwa berbagai macam sakit kepala disebabkan tidak maksimalnya makanan yang dibawa darah pada nerves vagus yang berkaitan
erat dengan saraf keseimbangan, termasuk keletihan yang berlebihan dan faktor gizi.
Penyembuhannya bisa dengan Normalisasi Pennasia untuk menormalisasi proses reaksi yang terjadi dalam tubuh secara maksimal sehingga bisa sembuh alami. Untuk lebih jauh, Anda dapat juga belajar penyembuhan alami ini. Silakan kunjungi www.SembuhAlami.com