Apa yang Saya Pelajari
Yang paling saya sadari dari proses ini: bagian tersulit bukan di kode atau arsitektur, tapi di menentukan kapan sistem harus diam dan menyerahkan ke manusia. Terlalu banyak otomasi bikin customer merasa ngobrol sama tembok. Terlalu sedikit, ya kembali ke masalah awal — admin kewalahan.
Kalau Anda sedang mempertimbangkan hal serupa untuk bisnis sendiri, saran saya: mulai dari satu alur paling sederhana dulu (misal cuma jawab FAQ), baru tambah reminder dan follow-up leads setelah yang dasar jalan stabil. Saya sempat tergoda bangun semuanya sekaligus di awal, dan itu bikin debugging jauh lebih ribet daripada perlu.
