Banyak aplikasi web yang masih digunakan hingga saat ini dibangun menggunakan pendekatan yang lazim pada masanya: struktur file sederhana, koneksi database langsung dari script PHP, penggunaan fungsi mysql_*, konfigurasi hardcoded, serta proses pengiriman email menggunakan fungsi bawaan mail().
Pendekatan tersebut tidak selalu salah jika dilihat dari konteks sejarahnya. Justru banyak aplikasi legacy yang berhasil bertahan karena desainnya sederhana, mudah dipahami, dan memiliki business logic yang jelas.
Salah satu contoh yang sedang saya kembangkan kembali adalah sebuah aplikasi PHP Autoresponder sederhana yang memiliki fungsi utama untuk menyimpan leads, mengirim welcome email, menjalankan drip email berdasarkan jumlah hari sejak user melakukan subscription, serta menyediakan mekanisme unsubscribe.
Project ini awalnya dibangun sebagai aplikasi PHP monolitik sederhana. Sekarang saya berencana memodernisasinya menjadi sebuah:
Lightweight, self-hosted email automation platform yang modern, aman, mudah di-deploy, dan dapat diintegrasikan dengan berbagai platform automation tanpa vendor lock-in.
Modernisasi ini tidak dilakukan dengan membuang seluruh aplikasi lama dan menulis ulang semuanya dari nol. Fokus utamanya adalah mempertahankan business logic yang masih relevan, lalu melakukan refactoring secara bertahap.
Prompt engineering adalah teknik menyusun instruksi agar AI seperti ChatGPT memberikan hasil yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dalam komunitas pengguna AI, sering muncul berbagai shortcut prompt atau prompt tags seperti /HUMAN, EL10, X10THINK, KILLCRITIC, dan ALT3. Perlu diketahui bahwa istilah-istilah tersebut bukan perintah resmi yang dipahami secara universal oleh ChatGPT, melainkan konvensi atau pola prompt yang dibuat oleh komunitas untuk mengarahkan gaya respons tertentu. Misalnya, /HUMAN biasanya digunakan untuk meminta tulisan yang terdengar lebih natural dan manusiawi, sedangkan EL10 (Explain Like I’m 10) meminta penjelasan yang sederhana seolah ditujukan kepada anak berusia 10 tahun.
Istilah lain seperti X10THINK umumnya digunakan untuk mendorong AI melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum menjawab, KILLCRITIC sering dipakai untuk meminta AI menghasilkan ide secara bebas tanpa terlalu banyak kritik atau evaluasi awal, dan ALT3 biasanya berarti meminta tiga alternatif jawaban atau solusi yang berbeda. Karena tidak ada standar resmi untuk istilah-istilah tersebut, maknanya dapat berbeda antara satu komunitas dan komunitas lainnya. Agar hasil lebih konsisten, sebaiknya pengguna menjelaskan maksudnya secara eksplisit, misalnya: “Berikan 3 alternatif solusi (ALT3), jelaskan untuk pemula (EL10), dan gunakan gaya bahasa yang natural seperti manusia (/HUMAN).” Dengan cara ini, AI memiliki konteks yang lebih jelas untuk menghasilkan respons yang diinginkan.
Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaannya dalam prompting ChatGPT.