Jumlah Karakter
Pertama kali yang saya lakukan, mungkin juga kebanyakan dari Anda, ketika melihat ke dalam inbox adalah membaca subjek email. Kemudian melihat, siapakah pengirimnya. Saya menyadari hubungan saya dengan kolega, kustomer pembaca newsletter dan saudara bermula dari sebaris subjek email. Tentu saya dapat saja memperpanjang subjek email lebih dari 56 karakter, tapi pertimbangkanlah bahwa pembaca email hanya mempunyai waktu membaca subject email kira-kira sekitar 56 karakter atau kurang. Jadi, pergunakanlah kesempatan 56 karakter untuk menarik perhatian pembaca, sehingga melakukan aktivitas selanjutnya: klik email dan membaca isi email.
Pertimbangkanlah untuk selalu menggunakan subjek “From:” dengan nama yang sama. Misalnya: “Marketing on Internet” kemudian dilanjutkan subjek yang menjelaskan isi email dengan atraktif. Contohnya seperti dibawah ini:
- Marketing on Intenet: 20 Teknik Email Efektif (44 karakter)
- Marketing on Internet: 10 Cara Menghindari Spam (47 karakter)
- Marketing on Internet: Marketing via Email, 7 Langkah (52 karakter)
Usahakan agar subjek jujur, jelas, padat dan langsung pada sasaran yang dimaksud, jangan membuat pembaca bingung. E-merketer pemula, tiga kali lebih sering menguji email mereka dibandingkan e-marketer mahir sebelum mengirimkannya. Anda dapat meminta bantuan beberapa orang terpercaya untuk menguji email sebelum dikirim. Tampung pendapat mereka dan perbaiki subjek email Anda.
Banyak ahli email, termasuk saya, menyarankan agar menggunakan sentuhan pribadi setiap email yang terkirim, misalnya nama penerima. Pergunakan softaware email seperti AWeber untuk mempermudah pekerjaan jenis ini.

cuman 1 kata…bagoooooooosssss, silahkan di lanjuuuuuuuuut
oooo getoh ….. *mantuk mantuk tanda setuju*
yah sebaiknya emang githu, klo ngasih subjek email jangan panjang2, yg singkat aza tp menarik, thanks ya
hm…. *sok mikir*
aku kok ga ngerti tho kang?
ah mendingan kulineran aja dah lebih seru dan perut tambah gendut :p
hidup makan, eh ngeblog juga ding…..
yah, harus sering-sering datang ke sini mas kalo gt… biar mudheng… 🙂 kalo kuliner ada di http://cordiaz.com/blog silahkan dikunjungi…
Oke bgt artikel2 di situs ini. Bs sbg referensiku nih. Thanks Bung Cordiaz
udah aku cuba…hehehheh
yeahhh, siip benged
*nulis lagi biar ga one liner*