
Pembuka
Banyak pemilik UMKM ingin punya website, tapi berhenti di langkah teknisnya. Di sisi saya sebagai penyedia jasa, pesanan yang masuk lewat chat mudah terlewat dan sulit dilacak. Karena itu saya membangun alur pemesanan yang sederhana: pelanggan mengisi form, pesanan tercatat otomatis, saya diberi tahu lewat Telegram, dan setelah pembayaran terverifikasi, satu klik memicu daftar pekerjaan untuk menyiapkan website mereka.
Tulisan ini membahas arsitekturnya, cara kerjanya, dan beberapa masalah nyata yang saya temui saat membangunnya. Semuanya berjalan dengan biaya hampir nol di atas hosting Exabytes EBiz AI Plus (Plesk) dan n8n self-hosted. Website asdfhosting.my.id.

Masalah yang Ingin Diselesaikan
- Pesanan lewat chat tidak punya nomor dan riwayat.
- Data pelanggan harus diketik ulang ke berbagai tempat.
- Saya tidak boleh memproses pesanan sebelum pembayaran jelas.
- Setiap pesanan butuh langkah teknis yang sama berulang di Plesk, dan mudah ada yang terlewat.
